PENGEMBANGAN MEDIA POSTER BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTERUNTUK MATERI GLOBAL WARMING
18
|
||
Volume 3 Nomor 1 2013 ISSN :
2089-6158
|
||
PENGEMBANGAN
MEDIA POSTER BERBASIS PENDIDIKAN
KARAKTERUNTUK
MATERI GLOBAL WARMING
Sri Maiyena
Prodi Pendidikan Fisika, Jurusan Tarbiyah
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri, Batusangkar
Abstrak
Penelitian ini dilatar belakangi
oleh kesulitan mahasiswa dalam memahami konsep global warming dan penanaman
nilai-nilai karakter sehingga perlu dirancang media poster berbasis pendidikan
karakter. Media poster berbasis pendidikan karakter ini sudah valid menurut
validator. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kepraktisan dari media poster
berbasis pendidikan karakter yang telah dikembangkan pada perkuliahan Ilmu
Alamiah Dasar. Kepraktisan dari media poster ditinjau dari kemudahan penggunaan
media poster oleh mahasiswa.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian
pengembangan. Penelitian pengembangan digunakan untuk mendapatkan media poster
yang praktis. Kepraktisan bahan ajar diperoleh dari ujicoba terbatas pada
mahasiswa yang sudah mengambil IAD. Instrumen penelitiannya adalah angket
responden.Hasil penelitian pengembangan media poster berbasis pendidikan
karakter sudah sangat praktis menurut mahasiswa,dengan persentase 81.9 %.
Kata kunci: media poster berbasis pendidikan karakter, praktis, global
warming
Pendahuluan
Pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana
untuk mewujudkan suasana belajar dalam proses pembelajaran, agar peserta didik
dapat secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan
spiritual. Untuk mewujudkan hal di atas, keseriusan dan kesungguhan dari
berbagai pihak yang terkait
dengan dunia pendidikan sangat dibutuhkan.Hal ini disebabkan karena
dunia pendidikan dinilai mampu melahirkan lulusan manusia yang intelektualitas
dan memiliki kepribadian yang baik.
Pada kenyataannya dalam kehidupan sehari-hari,
banyak peserta didik melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai
karakter, seperti tindakan merusak lingkungan, tawuran, dan melanggar disiplin
di sekolah. Hal ini disebabkan oleh pendidikan cendrung diarahkan pada
pembentukan kecerdasan
intelektual tanpa diimbangi dengan pembentukan kecerdasan emosional yang
tercermin pada nilai-nilai karakter.
Untuk mengatasi permasalahan di atas, pemerintah
telah melakukan berbagai upaya dalam bidang pendidikan yang bertujuan untuk
pengembangan dan pembinaan karakter.Upaya yang tersebut diantaranya penggunaan
media
pembelajaran, melengkapi sarana dan
prasarana pendidikan serta meningkatkan kemampuan
tenaga pendidik.
Dari beberapa komponen di atas,
media pembelajaran merupakan salah satu tolak ukur keberhasilan pembelajaran.
Nilai-nilai karakter dapat dikembangkan dan ditanamkan kepada peserta didik
melalui proses pendidikan karakter.Salah satu bentuk media pembelajaran yang
dapat digunakan adalah media poster. Media poster berfungsi sebagai media yang
mengandung anjuran atau larangan, dimana media poster ini terdiri dari lambang
kata atau simbol yang sangat sederhana. Bila dilihat dari komponen di atas,
media poster lebih dapat memaparkan nilai-nilai karakter yang akan dikembangkan
dan ditanamkan kepada peserta didik, dimana nilai-nilai karakter yang akan
ditanamkan dapat dicantumkan secara jelas pada poster itu sendiri.
Berdasarkan kondisi yang ada di
lapangan saat ini, dapat dilihat pendidik belum memiliki media pembelajaran
berbasis
pendidikan karakter.Umumnya pendidik menggunakan
media konvensional dan media yang didownload dari internet atau membeli CD yang
berisi media pembelajaran.Hal ini menyebabkan pendidik mengalami kendala dalam
pengembangan media pembelajaran
berbasis pendidikan karakter. Proses pengembangan
dan penanaman nilai-nilai
karakter pada materi global warming tidak terealisasi. Padahal untuk
materi ini, pendidik dapat mengembangkan dan menanamkan beberapa nilai-nilai
karakter. Salah satu contohnya, nilai karakter rasa ingin tahu, peduli terhadap
lingkungan, bertanggung jawab, sosial yang dapat ditanamkan pada proses
pembelajaran tersebut. Dengan kata lain, nilai karakter dapat ditanamkan kepada
peserta didik dengan cara mengaitkan ilmu pengetahuan dengan kehidupan
sehari-hari, sehingga hal tersebut akan mempermudah
pendidik dalam mengembangkan dan menanamkan nilai-nilai karakter yang
ingin dicapai.
Penggunaan media poster dalam
pembelajaran pernah dilakukan oleh Kurniasih3, dimana penggunaan poster
siswa lebih mampu menulis puisi dibandingkan jika tidak menggunakan
poster.Disamping itu, Kusuma4 juga pernah menggunakan media poster ini untuk
meningkatkan kemampuan menceritakan kembali cerita anak secara lisan pada siswa
kelas II SDN Pulungdowo 03 Tumpang Malang.Dari penelitian diperoleh hasil bahwa
dengan menggunakan media poster dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam
menceritakan kembali cerita anak secara lisan.
Berdasarkan uraian di atas, maka peneliti tertarik
untuk melakukan penelitian mengenai pengembangan Media poster berbasis
pendidikan karakter untuk materi global warming. Tujuan penelitian ini adalah
untuk melihat kepraktisan penggunaan media poster berbasis pendidikan karakter.
B. KAJIAN TEORI
1.Pendidikan Karakter
Karakter diartikan sebagai kebiasaan (habit)
seperti kebiasaan dalam berpikir, kebiasaan dalam rasa dan kebiasaan dalam
tingkah laku6.Karakter seseorang dipengaruhi oleh genetic dan lingkungan
sekitar. Dari
proses pembentukan karakter akan
mempengaruhi cara individu tersebut memandang diri dan lingkungannya dan
kemudian akan tercermin dalam prilakunya sehari-hari.
Dalam the six pillars of character yang dikeluarkan
oleh Character Counts Coalition (a project of The Joseph Institute of Ethics)2.
Enam jenis karakter yang dimaksud adalah:
2.
Trustworthiness, bentuk karakter
yang membuat seseorang menjadi: berintegritas, jujur dan loyal
3.
Fairness, bentuk karakter yang
membuat seseorang memiliki pemikiran terbuka serta tidak suka memanfaatkan
orang lain.
4.
Caring, bentuk karakter yang
membuat seseorang memiliki sikap peduli dan perhatian terhadap orang lain
maupun kondisi social lingkungan sekitar.
5. Respect, bentuk
karakter yang membuat
seseorang selalu menghargai dan menghormati orang lain.
6.
Citizenship, bentuk karakter yang
membuat seseorang sadar hokum dan peraturan serta peduli terhadap lingkungan
alam.
7.
Responsibility, bentuk karakter
yang membuat seseorang bertanggung jawab, disiplin, dan selalu melakukan
sesuatu dengan sebaik mungkin.
2. Media Pembelajaran
Media berasal dari bahasa latin
merupakan bentuk jamak dari “Medium” yang secara harfiah berarti “Perantara”
atau “Pengantar” yaitu perantara atau pengantar sumber pesan dengan penerima
pesan. Beberapa ahli memberikan definisi tentang
media pembelajaran.Schramm1 mengemukakan bahwa media pembelajaran adalah
teknologi pembawa pesan yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran.
Sementara itu, Briggs1
berpendapat bahwa media pembelajaran adalah sarana fisik untuk menyampaikan isi
atau materi pembelajaran seperti : buku, film, video dan sebagainya. Sedangkan,
National Education Associaton1 mengungkapkan bahwa media pembelajaran adalah
sarana komunikasi dalam bentuk cetak maupun pandang-dengar, termasuk teknologi
perangkat keras. Dari ketiga pendapat di atas disimpulkan bahwa media
pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan pesan, dapat
merangsang fikiran, perasaan, dan kemauan peserta didik sehingga dapat
mendorong terciptanya proses belajar pada diri peserta didik. Jadi, media
pembelajaran adalah alat bantu guru untuk mengajar yang digunakan adalah alat
bantu visual.
3. Media Poster
Poster adalah salah satu media yang terdiri dari
lambang kata atau simbol yang sangat sederhana dan pada umumnya mengandung
anjuran atau larangan1.Menurut Sudjana dan Rivai1 poster adalah sebagai
kombinasi visual dari rancangan yang kuat, dengan warna, dan pesan dengan
maksud untuk menangkap perhatian orang yang lewat tetapi cukup lama menanamkan
gagasan yang berarti didalam ingatannya.
Poster disebut juga plakat, lukisan atau gambar
yang dipasang telah mendapat perhatian yang cukup besar sebagai suatu media
untuk menyampaikan informasi, saran, pesan dan kesan, ide dan sebagainya.Poster
memiliki kelebihan, yaitu harganya terjangkau oleh seorang guru atau tenaga
pengajar.Dalam media poster memvisualisasikan pesan, informasi atau konsep yang
ingin disampaikan kepada siswa.Poster menghadirkan ilustrasi melalui gambar
yang hampir menyamai kenyataan dari sesuatu objek atau situasi1.
4. Global Warming
Global warming adalah suatu proses meningkatnya
suhu rata-rata atmosfer, laut dan daratan bumi. Peningkatan suhu udara secara
global disebabkan karena terjadinya peningkatan konsentrasi gas rumah
kaca (CO2, CH4, CFC, NO2, SO2) di atmosfir5. Konsentrasi CO2 diatmosfir
merupakan persentase terbesar penyebab terjadinya global warming .Ia
menyumbangkan lebih dari 60 % dari total gas rumah kaca8. Persentase terbesar
yang disumbangkan oleh CO2 disebabkan oleh kenaikan pembakaran bahan bakar
minyak, batu bara dan bahan bakar organik lainnya.
SO2, NO2 pada umumnya dihasilkan oleh pengguna batu
bara, minyak, kendaraan dan industri. Sedangkan emisi gas metana disebabkan
oleh aktivitas industri dan
pertanian.Karbon dioksida, Chlorofluorocarbon, metan, asam nitrat
merupakan gas-gas polutif yang terakumulasi di udara dan menyaring banyak panas
dari matahari.
Di samping itu konsumsi energi di dunia juga
bertambah.Negara-negara maju mengonsumsi energy sekitar 70% dimana sekitar 78%
dari energi tersebut berasal dari bahan bakar fosil7. Aktivitas manusia yang
lain seperti penggundulan hutan akan
mengurangi penyerapan karbon dioksida, sehingga terjadi pertambahan
emisi karbon sebesar 20%. Dampak selanjutnya dapat mengubah iklim mikro lokal
dan siklus hidrologis dan akan berdampak pada kesuburan tanah.
C.METODOLOGI
PENELITIAN
Penelitian ini dilaksanakan dengan
menggunakan pendekatan penelitian
pengembangan (development research). Rancangan penelitian selengkapnya
dapat dilihat pada gambar 1.Dalam rancangan penelitian ini dimana media poster
berbasis
pendidikan karakter yang sudah valid(Lampiran 1), kemudian dilakukan uji
coba terbatas pada beberapa orang mahasiswa yang telah mengambil mata kuliah
IAD yang terdiri atas mahasiswa kelompok tinggi, sedang dan rendah. Uji coba
dilakukan untuk melihat kepraktisan atau keterpakaian media poster berbasis
pendidikan karakter oleh mahasiswa. Adapun komponen yang akan diteliti dapat
dilihat pada Tabel 1 dan format angket respo terdapat pada Lampiran 2 . Hasil uji
coba tersebut dianalisis dan dilihat apakah media poster yang sudah valid telah
praktis. Jika sudah belum praktis maka dilakukan revisi, sampai akhirnya
diperoleh media poster berbasis pendidikan karakter yang praktis.
Lembar validasi angket respon
bertujuan untuk mengetahui apakah angket yang dirancang valid atau tidak.
Setelah diperoleh angket respon yang valid, kemudian angket tersebut diuji
cobakan terbatas kepada mahasiswa MPI yang mengambil mata kuliah IAD. Pengisian
angket menggunakan skala likert dengan range A sampai D. Angket terdiri dari 3
indikator yaitu isi, desain dan bahasa.
Tabel 1.
Angket respon mahasiswa
N
|
Metode
|
Instrume
|
||
Aspek
|
Pengumpulan
|
|||
o
|
n
|
|||
Data
|
||||
1
|
Isi
|
Mahasiswa MPI
|
Angket
|
|
yang mengambil
|
praktikali
|
|||
mata kuliah IAD
|
sasi
|
|||
2
|
Desain
|
|||
3
|
Bahasa
|
Data hasil tanggapan mahasiswa
melalaui angket yang terkumpul kemudian ditabulasi. Hasil tabulasi tiap tagihan
dicari persentasenya dengan rumus:
skorperitem
Persentase = skormaksimal × 100%
Berdasarkan hasil presentase, setiap tagihan
dikategorikan seperti pada Tabel 2:
Tabel 2.Kategori Praktikalitas Media Poster berbasis pendidikan
karakter.
(%)
|
Kategori
|
0-20
|
Tidak praktis
|
21-40
|
Kurang praktis
|
41-60
|
Cukup praktis
|
61-80
|
Praktis
|
81-100
|
Sangat praktis
|
D.HASIL PENELITIAN
1.
Hasil validasi angket respon mahasiswa
Untuk melihat respon mahasiswa
terhadap pelaksanaan pembelajaran dengan
menggunakan media poster berbasis pendidikan
karakter, peneliti memberikan angket kepada mahasiswa.Sebelum angket diberikan
kepada mahasiswa, angket yang telah dirancang terlebih dahulu divalidasikan
kepada validator.Hasil validasi angket dapat dilihat pada tabel 3.
Berdasarkan tabel 3 dapat
dikatakan bahwa format angket, bahasa yang digunakan dan butir pernyataan
angket cukup valid.Sesuai dengan saran validator, dilakukan revisi terhadap
angket respon, perubahan yang dilakukan sesuai saran yang diberikan validator
adalah bahasa yang digunakan dan butir pernyataan angket.
2.
Hasil praktikalitas
Media Poster
berbasis pendidikan Karakter
Untuk melihat praktikalitas media
poster berbasis pendidikan karakter ini, dilakukan uji coba terbatas pada
mahasiswa MPI semester 1 tahun ajaran 2012/2013.Uji coba terbatas media poster
berbasis pendidikan
karakter ini dilakukan pada akhir pertemuan.Data
tentang praktikalitas media poster yang telah dirancang diperoleh dari angket
respon mahasiswa. Secara garis besar hasil respon mahasiswa dapat dilihat pada
tabel 4
Berdasarkan tabel 4. terlihat
bahwa persentase penilaian mahasiswa MPI semester 1 tahun ajaran 2012/2013
terhadap media poster berbasis pendidikan karakter berkisar antara 74 % sampai
84,9 %. Dengan demikian media poster berbasis pendidikan karakter menurut
mahasiswa sudah sangat praktis.
Berdasarkan analisis dari angket
respon mahasiswa diketahui bahwa:
a. Mahasiswa mudah memahami maksud yang terkandung dalam media poster
berbasis pendidikan karakter
b.
Mahasiswa dapat mengambil manfaat
yang disajikan pada media poster berbasis pendidikan karakter dalam menanamkan
nilai-nilai peduli terhadap lingkungan, menanamkan nilai-nilai yang membuat
seseorang sadar hukum dan sadar terhadap peraturan, menanamkan nilai-nilai yang
membuat seseorang bertanggung jawab dan disiplin.
c.
Mahasiswa mampu memahami
pernyataan dan kalimat-kalimat pada media poster
d.
Mahasiswa mampu memahami
ilustrasi yang diberikan pada media poster
Dengan demikian, pertanyaan
penelitian “Bagaimanakah Media Poster berbasis pendidikan karakter untuk materi
Global Warming sudah praktis?” sudah terjawab,
yaitu media poster berbasis pendidikan karakter sangat praktis digunakan dalam
kegiatan pembelajaran. Media poster berbasis pendidikan karakter mudah dipahami
dan bermanfaat dalam menanamkan nilai-nilai karakter kepada diri mahasiswa.
Media poster berbasis pendidikan
karakter merupakan media visual yang disajikan berupa gambar untuk memudahkan
mahasiswa memahami materi global warming. Penggunaan media dalam proses belajar
mengajar mempunyai nilai-nilai praktis sebagai berikut:
a. Media dapat mengatasi berbagai keterbatasan pengalaman yang
dimiliki mahasiswa
b. Media
dapat mengatasi ruang kelas
c.
Media memungkinkan adanya
interaksi langsung antara mahasiswa dengan lingkungan
d.
Media menghasilkan keseragaman
pengamatan
e. Media dapat menanamkan konsep dasar yng benar, konkrit dan
realistik
f. Media dapat membangkitkan keinginan dan minat yang baru
g.
Media dapat membangkitkan
motivasi dan merangsang mahasiswa untuk belajar
h.
Media dapat memberikan pengalaman
yang integral dari suatu yang konkrit sampai kepada yang abstrak.
Pada media poster berbasis
pendidikan karakter disajikan materi yang sesuai dengan pengalaman mahasiswa,
sehingga mahasiswa mampu memahami materi yang dijelaskan sesuai dengan
pengalaman masing-masing mahasiswa. Selain itu poster menuntut mahasiswa untuk
dapat mentelaah gambar dan keterangan yang terdapat pada media sehingga pemahaman
mahasiswa dapat memahami materi tersebut dan dapat mengungkapkan pemahan mereka
dengan kalimatnya sendiri.
3. Keterbatasan penelitian
Penelitian ini memiliki
keterbatasan, antara lain:
a.
Poster hanya dilakukan ujicoba
terbatas, sehingga peneliti tidak mengetahui apakah pada kegiatan yang lain
dapat digunakan oleh mahasiswa atau tidak
b.
Penelitian ini hanya diujikan
pada satu kelas yaitu pada kelas mahasiswa MPI semester 1, sehingga peneliti
tidak mengetahui apakah pada kelas lain dapat digunakan mahasiswa atau tidak
c.
Penelitian ini hanya dilakukan
sampai tahap praktikalitas, sehingga dampak penggunan poster berbasis
pendidikan karakter bagi mahasiswa dalam kegiatan pembelajaran tidak diketahui.
E. Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis data
yang telah dilakukan terhadap hasil uji coba yang dilakukan terhadap mahasiswa
MPI semester 1 tahun ajaran 2012/2013 di STAIN Batusangkar menunjukkan bahwa
media poster berbasis pendidikan karakter telah memenuhi kriteria
praktikalitas yaitu dapat dipakai dan dilaksanakan dalam proses
pembelajaran
F. Daftar Pustaka
[1].
Arsyad, A. 2008.Media Pembelajaran. Jakarta: PT. Raja
Grafindo Persada.
[2].
Chrisiana, W. 2005.Upaya Penerapan Pendidikan Karakter Bagi Mahasiswa. Jurnal Teknik Industri Vol. 7, No 1, hal
83-90.
[3].Kurniasih, 2003. Perbedaan
Kemampuan
Menulis Puisi Dengan MenggunakanMedia Poster Dan Tidak
Menggunakan Media Poster Pada Siswa SLTP
Kelas 1 Di SLTPN 266 Jakarta Utara.makalahdanskripsi.blogspot.com/.
../perbedaan kemampuan menulis
pusi dengan menggunakan media poster dan tidak menggunakan media poster.
[4].Kusuma, M.A. 2010. Penggunaan Media
Poster Untuk Meningkatkan
Kemampuan Menceritakan Kembali
Cerita Anak Secara Lisan Pada Siswa
Kelas II SDN Pulungdowo 03
Tumpang
Malang.UM-
Skripsi.library.um.ac.id/.../penggunaan-
media-poster-untuk-meningkatkan-
kemampuan menceritakan kembali cerita
anak.
[5]. Nikmah, K., Pamungkas, N.R.,
Muchlisina, A. 2010. Upaya
Penanggulangan Global Warming
Melalui Greevourrecom. Malang. UM-PKM GT
[6]. Prasetyo,
Z.K. 2009.Melalui Pembiasaan
dan Keteladanan Dalam Model
Pembelajaran Sains SLH Untuk Penguatan Karakter Pemula. Seminar Nasional Pendidikan
Sains.UNY.
[7].
Qusyairi, A., Permatasari, P. H.
2009. Melawan Global Warming Dengan
Praktek-Praktek Green Komputing. Jakarta.
Universitas Gunadarma-PKM GT
[8].
Sugiyono, 2006.Penanggulangan Pemanasan Global Di Sektor Pengguna Energi. Jurnal Sains &
Teknologi Modifikasi Cuaca, Vol. 7,
No. 2, 2006 : 15-19.
23
|
||
Volume 3 Nomor 1 2013 ISSN :
2089-6158
|
||
Lampiran 1.
Media poster yang sudah valid

24
|
||
Volume 3 Nomor 1 2013 ISSN :
2089-6158
|
||
Lampiran 2
Angket Respon Mahasiswa
LEMBAR ANGKET TANGGAPAN MAHASISWA TERHADAP
PELAKSANAAN
PEMBELAJARAN DENGAN MEDIA POSTER BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER
PETUNJUK
1.
Berikanlah tanggapanmu dengan
melingkari jawaban A, B, C atau D sesuai pendapatmu tentang pelaksanaan
pembelajaran dengan menggunakan media poster berbasis pendidikan karakter
2. Isilah
tanggapanmu dengan jujur demi perbaikan pembelajaran di kelas
3. Tanggapan
yang kamu beritidak mempengaruhi nilai
SOAL-SOAL
ANGKET
1. Media
poster yang ditampilkan
A. Sangat
berbasis pendidikan karakter
B. Berbasis
pendidikan karakter
C. Tidak
berbasis pendidikan karakter
D. Sangat
tidak berbasis pendidikan karakter
2.
Pemahaman terhadap maksud yang
terkandung dalam media poster berbasis pendidikan karakter
A. Sangat
mudah dipahami
B. Mudah
dipahami
C. Sulit
diapahami
D. Sangat
sulit dipahami
3. Pernyataan
dan kalimat-kalimat pada media poster berbasis pendidikan karakter
A. Sangat
mudah dipahami
B. Mudah
dipahami
C. Sulit
diapahami
D. Sangat
sulit dipahami
4.
Kejelasan materi yang ditampilkan
pada media poster berbasis pendidikan karakter membuat lebih mudah memahami
materi global warming
A. Sangat
jelas
B. Jelas
C. Tidak
jelas
D. Sangat
tidak jelas
5. Ilustrasi
yang diberikan pada media poster berbasis pendidikan karakter
A. Sangat
jelas
B. Jelas
C. Tidak
jelas
D. Sangat
tidak jelas
25
|
||
Volume 3 Nomor 1 2013 ISSN :
2089-6158
|
||
6.
Ukuran dan model huruf yang
digunakan pada media poster berbasis pendidikan karakter
A. Sangat
jelas
B. Jelas
C. Tidak
jelas
D. Sangat
tidak jelas
7. Gambar
yang disajikan pada media poster berbasis pendidikan karakter
A. Sangat
jelas
B. Jelas
C. Tidak
jelas
D. Sangat
tidak jelas
8.
Manfaat gambar yang disajikan
pada media poster berbasis pendidikan karakter dalam menanamkan nilai-nilai
peduli terhadap lingkungan
A. Sangat
bermanfaat
B. Bermanfaat
C. Tidak
bermanfaat
D. Sangat
tidak bermanfaat
9.
Manfaat gambar yang disajikan pada
media poster berbasis pendidikan karakter dalam menanamkan nilai-nilai yang
membuat seseorang sadar hokum dan sadar terhadap peraturan
A. Sangat
bermanfaat
B. Bermanfaat
C. Tidak
bermanfaat
D. Sangat
tidak bermanfaat
10.
Manfaat gambar yang disajikan
pada media poster berbasis pendidikan karakter dalam menanamkan nilai-nilai
yang membuat seseorang bertanggung jawab dan disiplin
A. Sangat
bermanfaat
B. Bermanfaat
C. Tidak
bermanfaat
D. Sangat
tidak bermanfaat
26
|
||
Volume 3 Nomor 1 2013 ISSN :
2089-6158
|
||
Lampiran 3

Media
poster berbasis pendidikan karakter yang
sudah
valid
Prototipe ke-i
i = 1, 2, ..., n
Kepraktisan:
Ujicoba terbatas pada
mahasiswa yang telah mengambil IAD
analisis
Protoipe ke-i
|
tidak
|
||
Revisi
|
|||
praktis?
|
|||
ya
|
|||
Prototipe i + j
|
|||
j = 1, 2, ..., n
|
Gambar 1. Rancangan Penelitian
Tabel 3.
Data hasil validasi angket respon mahasiswa
No
|
Aspek yang divalidasi
|
Validator
|
Jml
|
Skor
|
%
|
Ket
|
||
1
|
2
|
3
|
maks
|
|||||
1
|
Format angket
|
3
|
3
|
1
|
7
|
12
|
58,3
|
Cukup valid
|
2
|
Bahasa yang digunakan
|
6
|
5
|
3
|
14
|
24
|
58,3
|
Cukup valid
|
3
|
Butir pernyataan angket
|
6
|
6
|
2
|
14
|
24
|
58,3
|
Cukup valid
|
Jumlah
|
15
|
14
|
6
|
35
|
60
|
58,3
|
Cukup valid
|
|
Tabel 4. Data hasil praktikalitas angket repon
mahasiswa
No
|
Indikator
angket
|
Skor
mahasiswa
|
Skor
maks
|
%
|
Ket
|
1
|
Isi
|
530
|
624
|
84,9
|
Sangat praktis
|
2
|
Desain
|
168
|
208
|
80,7
|
praktis
|
3
|
Bahasa
|
154
|
208
|
74
|
Praktis
|
Jumlah
|
852
|
1040
|
81,9
|
Sangat praktis
|
|

Komentar
Posting Komentar